1. Ngaben

Ngaben adalah salah satu tradisi yang sangat sakral di bali. dalam agama hindu ngaben bertujuan untuk mempercepat panca maha butha (bhuana alit ) menyatu dengan alam semesta ( bhuana agung ), ritual ngaben diperuntuhkan untuk mengirim roh ke kehidupan yang akan datang ( reinkarnasi )
Dalam upacara Ngaben, mayat akan diletakan seperti orang tertidur dan diupacarai lalu di percikan air air suci yang memiliki fungsi masing masing.
Sebelum mayat di upacarai , mayat akan dimandikan terlebih dahulu dan setelah itu akan dilanjutkan dengan mapegatan yang berarti memutuskan ikatan dunia kepada orang yang telah meninggal biasanya akan dilakukan oleh saudara/ kerabat . setelah melakukan upacara mapegatan dengan rangkaian lainnya barulah mayat akan di letakkan di dalam wadah/bade dan dibawa menuju tempat pembakaran mayat .

lihat juga paket ke bali yang menarik lainnya paket super Mantap

2. Nyepi

Nyepi adalah salah satu tradisi sekaligus hari raya tahun baru umat hindu , tradisi nyepi di bali ini tergolong sangat unik karena hampir seluruh lapisan umat hindu dibali tidak melakukan ativitas apa apa dan tidak boleh keluar rumah, banyak pantangan yang tidak boleh dilakukan ketika nyepi, contohnya : masyarakat hindu dilarang menyalakan api, tidak boleh keluar rumah, tidak boleh melakukan pekejaan , dan tidak boleh melakukan hiburan. Saat nyepi seluruh fasilitas umum ditutup termasuk bandara penerbangan, namun tidak dengan rumah sakit. Pada malam harinya, pulau bali terasa sangat gelap dan hening.

3. Ngerupuk / Pawai ogoh ogoh

Pawai ogoh adalah salah satu rangkaian dari hari raya nyepi yang dilakukan sehari sebelum nyepi. Pawai ogoh-ogoh ini bertujuan untuk mengusir roh roh jahat agar tidak mengganggu masyarakat ketika melakukan ritual nyepi dan segala pantangannya . biasanya ketika sebelum dimulainya pawai ogoh ogoh, masyarakat hindu akan melakukan caru yang dipersembahkan kepada bhuta kala (jin). Setelah itu setiap rumah akan membunyikan suara bising baik memukul kentongan atau apapun yang bisa membuat bising sambil berkeliling rumah untuk mengusir bhuta kala (jin).
Setelah itu barulah di lakukan pawai ogoh ogoh, ogoh ogoh adalah patung raksas yang di digambarkan seperti monster jahat dan hewan. Selanjutnya ogoh ogoh akan diarak keliling desa, dan jika sudah berakhir barulah ogoh ogoh dibakar pertanda bahwa rangkain dari pawai ogoh ogoh telah usai dan tinggal menghitung jam untuk melakukan ritual nyepi.

4. Mepandes/potong gigi

Mepandes/ potong gigi adalah salah satu upacara yang sangat sakral di bali. Upacara potong gigi/ mepandes hanya boleh dilakukan oleh anak anak yang telah beranjak dewasa, untuk laki laki jika sudah tumbuh jakun barulah bisa melakukan potong gigi, dan untuk perempuan boleh melakukan potong gigi jika sudah menstruasi.
Upacara potong gigi tak seseram namanya, dalam agama hindu potong gigi adalah dimana saat upacar dimulai gigi akan di kikit hingga rata yang bertujuan untuk mengendalikan 6 musuh dalam diri, yang dalam agama hindu artinya sad ripu

 


FORM PEMESANAN


Nama

Telepon

E-mail

Pesan Anda

Masukan Kode ini : captcha