Pada kompleks Pura Kadharman Kutri terdapat bukti yang dinamakan Bukti Dharma. Di puncak bukit tersebut terdapat arca Dewi Durga Mahisasura. Arca tersebut adalah arca perwujudan Mahendradatta yang juga bernama Gunapriya Dharma Patni, permaisuri Raja Udayana Warmadewa. Dalam prasasti yang dikeluarkan oleh putra bungsunya yang bernama Anak Wungsu, kedua orang tuanya yang telah almarhum disebut “Paduka Haji Anak Wungsu Nira Kalih Bhatari Lumahi Burwan Bhatara Lumahi Banyu Wka”. Atas dasar prasasti itulah diketahui bahwa Gunapriya Dharma Patni itu dicandikan di Burwan, sedangkan Udayana dicandikan di Banyu Wka. Daerah Burwan sampai saat ini masih dikenal dan Kutri pada masa lampau tampaknya termasuk daerah Burwan. Banyu Wka sampai saat ini belum diketahui secara pasti tempatnya.

Berdasarkan prasasti yang dikeluarkan oleh Raja Anak Wungsu yang antara lain menyebutkan Bhatari Lumahi Burwan maka arca Dewi Durga yang terdapat di bukit Dharma Kutri adalah arca perwujudan dari Gunapriya Dharma Patni. Permaisuri Raja Udayana tersebut diduga wafat sekitar tahun 1011 Masehi. Oleh karena itu, dapat diperkirakan bahwa arca Dewi Durga Kutri berasal dari tahun 1023 Masehi.

Perkiraan ini berdasarkan Nagarakertagama yang menguraikan bahwa upacara saddhabagi seorang raja dilaksanakan 12 tahun setelah raja wafat. Bersamaan dengan pelaksanaan upacara Sraddha itu didirikan pula candi serta perwujudan bagi raja tersebut.


FORM PEMESANAN


Nama

Telepon

E-mail

Pesan Anda

Masukan Kode ini : captcha