Kertha Gosa terletak di jantung kota semarapura. Nama Kertha Gosa diambil dari bahasa sansekerta yakni kertha yang berati tentram dan Gosa dari kata Gosiya yang berati diumumkan. Dengan demikian, makna Kertha Gosa adalah sebuah bangunan sejenis Bale Peradilan dimana raja mengumumkan perundang – undangan, peradilan, hukum dan sebagainya. Selain Kertha Gosa, di sini terdapat pula bangunan yakni Gili yang letaknya berdampingan dengan Bale Kambang, yakni sebuah bangunan yang mengambang atau tampak seperti mengapung karena sengaja didirikan di tengah sebuah kolam.

Bangunan Kertha Gosa dan Taman Gili tidak terlepas dengan pendirian Keraton ” puri Semara Pura”. Keraton Puri Semara Pura didirikan oleh Ida I Dewa Agung Djambe, raja pertama dari kerajaan klungkung, sekitar tahun 1686 masehi.

Lukisan yang menghias langit – langit bangunan Kertha Gosa, adalah Lukisan dengan motif ceritera seperti : Ni Diah Tantri, Bima Swarga, Garuda, dan Pelindon ditata dalam bentuk panil sebanyak 9 tingkat. lukisan di mulai pada panil sebelah timur dengan alur cerita berputar sesuai arah pradaksina ( berputar ke kanan seperti arah jarum jam ) dan berakhir pada panil sebelah utara.

Kertha Gosa didirikan pada abad ke 18. pada abad ke 20 mengalami banyak perubahan. Bangunan ini telah di perbaiki setelah terjadi gempa bumi yang banyak membawa kehancuran pada tahun 1971. yang sangat unik dari bangunan ini adalah plafonnya yang materialnya adalah asbes di hiasi dengan lukisan gaya kamasan yang terkenal pada tahun 1930. Tiga puluh tahun kemudian yakni tahun 1960, Pan Semaris putra dari Pan Seken merestorasi atau memperbaharui sesuai dengan aslinya,semua lukisan di Kerta Gosa.

PETA KERTHA GOSA :


Lihat

 


FORM PEMESANAN


Nama

Telepon

E-mail

Pesan Anda

Masukan Kode ini : captcha

Tag :  
lukisan khas bali