Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul

Pura tirta Empul adalah sebuah Pura peninggalan Sejarah yang berlokasi di Desa Manukaya , Kecamatan Tampak Siring, Kabupaten Gianyar. Selain pura, disana juga terdapat tempat pemandian untuk Umat Hindu, selain tempat pemandian juga terdapat Istana bekas Presiden pertama RI yaitu Ir. Soekarno

lihat juga paket 5 hari 4 malam edisi eksklusif 

Mitologi dari Pura Tirta Empul

Seperti pura lainnya yang ada di Bali, Pura Tampak Siring juga memiliki sejarah yang sangat unik dan juga menarik.
Pada zaman dahulu diceritakan seorang raja yang sangat gagah dan perkasa yang tak tertandingi di Bali, raja ini bernama Mayadenawa , seorang raja yang berketurunan raksasa anak dari seorang Dewi Danau Batur , raja ini terkenal karena kesaktiannya, karena kesaktiannya itulah dia bisa menakhlukan beberapa daerah seperti, Makasar, Sumbawa , Bugis , Lombok , dan Blambangan . karena kesaktian dan tahtanya, Mayadenawa menjadi sangat angkuh dan sombong , lebih dari itu, dia bahkan melarang masyarakat Bali untuk tidak lagi menyembah tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi karena dia merasa bahwa dirinyalah yang paling kuat dan tidak ada yang menandingi dirinya, Mayadenawa bahkan menyuruh penduduk untuk menyembah dirinya.
Kabar itupun sampai ke telinga para Dewa , maka para Dewa yang dikepalai oleh Dewa Indra memutuskan untuk menyerang Mayadenawa dan akhirnya Mayadenawa dapat dikalahkan dan melarikan diri hingga sampailah di utara Desa Tampak Siring . karena kesaktiannya itu, maya denawa membuat sebuah mata air yang beracun yang mengakibatkan banyak pasukan dari Dewa Indra jatuh sakit karena meminum air beracun tersebut , melihat hal itu terjadi, batara Indra pun menancapkan tombaknya dan ajaib, tiba tiba saja mata air keluar dari tombak yang ditancapkannya dan mata air yang keluar itulah yang diberi nama Tirta Empul, mata air suci itupun diberikan kepada para Prajurit Bhatra Indra dan tak berapa lama prajurit Bhatara Indra sehat seperti sedia kala. Dan tak sampai disitu pengejaran Dewa Indra kepada mayadenawa dilanjutkan , hal itupun di ketahui oleh Mayadenawa, Mayadenawa berencana bersembunyi dengan cara merubah dirinya menjadi bermacam macam bentuk, namun Bhatara Indra mengetahui itu semua, dan pada akhirnya, Mayadenawa mengubah dirinya menjadi batu paras dan tentu saja masih diketahui oleh Bhatara Indra, Mayadenawa yang masih berwujud batu paras pun dipanah oleh Bhatara Indra hingga pada saat itu barulah Mayadenawa menemui ajalnya, dan pada saat hari kematian Mayadenawa di peringati oleh hari raya Galungan oleh umat hindu di bali .
Pura Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Masula Masuli . sedangkan pemandian dari Tirta Empul ini dibangun pada zaman pemerintahan Raja Sri Candrabhaya singha warmadewa dan tirta empul pada saat itu diperkirakan dibangun pada caka 884 atau sekitar tahun 962 masehi .

Keunikan Pura Tirta Empul

Keunikan dari pura ini ialah adanya tempat pemandian yang sering disebut tempat melukat untuk umat Hindu selain untuk melukat atau mandi, di pura tirta empul juga terdapat mata air yang beracun. Selain itu kita juga bisa melihat dan mengunjungi Istana Presiden Republik Indonesia yang tidak jauh dari Pura Tirta Empul , uniknya istana presiden ini dibangun diatas tanah yang berbukit yang ditumbuhi rumput hijau, hal inilah yang menambah keunikan dari istana presiden itu sendiri .
Pantangan yang tidak boleh dilakukan ditempat ini adalah, untuk wanita yang yang sedang mengalami menstruasi dilarang untuk memasuki area suci pura dan juga tidak perkenankan untuk berkata kata kasar karena Pura Tirta Empul adalah Pura yang sangat sakral .


FORM PEMESANAN


Nama

Telepon

E-mail

Pesan Anda

Masukan Kode ini : captcha